Seminar Nasional ADAF #11 Bahas Sinergi Tradisi dan Teknologi untuk Membangun Generasi Kampus yang Adaptif dan Kompetitif

Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi (HMPS-A) Universitas Ahmad Dahlan sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Ahmad Dahlan Accounting Fair (ADAF) #11 pada Jumat, 6 Juni 2026 bertempat di Auditorium Kampus 1A Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian utama dalam pelaksanaan ADAF #11 yang mengangkat tema “Synergy of Tradition and Technology: Building an Adaptive and Competitive Campus Generation.”

Seminar nasional ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang yang memberikan perspektif mengenai pentingnya kolaborasi antara pelestarian budaya dan pemanfaatan teknologi dalam menghadapi tantangan masa depan. Hadir sebagai keynote speaker, Dian Lakshmi, Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain itu, seminar juga menghadirkan Dr. Sumbo Tinarbuko, M.Sn., Prof. Ir. Anton Yudhana, S.T., M.T., dan Dr. Muhammad Najih Farihanto, S.I.Kom., M.A. sebagai narasumber. Jalannya diskusi dipandu oleh Nabila Na’ma Aisa, S.E., M.Sc. (Dosen Prodi Akuntansi UAD) selaku moderator.

Acara dibuka dengan sambutan dari Dian Lakshmi yang menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi dari para narasumber yang membahas isu budaya, teknologi, dan pengembangan kapasitas generasi muda.

Dalam pemaparannya, Dr. Sumbo Tinarbuko menyoroti fenomena dunia modern yang semakin borderless akibat ledakan teknologi informasi. Menurutnya, produk budaya yang memiliki nilai tinggi lahir dari perpaduan cipta, rasa, dan karsa manusia yang tidak dapat tergantikan oleh teknologi semata. Oleh karena itu, generasi muda perlu memahami budaya sebagai sumber kreativitas dan identitas yang berharga.

Selanjutnya, Prof. Anton Yudhana menyampaikan bahwa generasi muda saat ini masih memandang budaya sebagai identitas yang membanggakan. Namun, penyampaian budaya perlu dikemas dengan pendekatan yang lebih menarik dan relevan. Menurut beliau, pemanfaatan teknologi digital dan storytelling yang kreatif dapat menjadi strategi efektif untuk memperkenalkan budaya kepada generasi muda.

Sementara itu, Dr. Muhammad Najih Farihanto menekankan pentingnya kemampuan adaptasi di era digital yang berkembang sangat cepat. Ia menjelaskan bahwa tantangan global, mulai dari ketidakpastian ekonomi hingga perkembangan kecerdasan buatan (AI), harus direspons melalui peningkatan keterampilan digital dan pembelajaran berkelanjutan. Menurutnya, generasi Z perlu menjadi individu yang adaptif, kompetitif, dan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

Antusiasme peserta terlihat dari sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi aktif menyampaikan pertanyaan dan pandangan terkait tantangan pelestarian budaya serta pemanfaatan teknologi di masa depan. Peserta seminar didominasi oleh mahasiswa Program Studi Akuntansi UAD, namun kegiatan ini juga diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi lain, termasuk Universitas Terbuka. Sebagai penutup, panitia memberikan penghargaan dan apresiasi kepada seluruh narasumber dan moderator atas kontribusi serta wawasan yang telah dibagikan selama kegiatan berlangsung.

Melalui Seminar Nasional ADAF #11, HMPS-A Program Studi Akuntansi UAD berharap mahasiswa dapat semakin memahami pentingnya menjaga keseimbangan antara pelestarian budaya dan pemanfaatan teknologi. Sinergi keduanya diharapkan mampu membentuk generasi kampus yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global di masa depan.

Mangayubagyo Doktor Baru, Akuntansi UAD Perkuat Budaya Riset dan Keilmuan

Suasana penuh kebanggaan dan kehangatan mewarnai penyelenggaraan A Fresh Perspective from New PhD Holders: A Research Colloquium yang digelar Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada Selasa (2/6) di Amphitarium Lantai 9 Kampus 4 UAD. Kegiatan ini menjadi momentum istimewa untuk menyambut empat dosen Prodi Akuntansi yang baru menyelesaikan studi doktoralnya sekaligus berbagi wawasan dari penelitian yang mereka kembangkan selama menempuh pendidikan doktor.

Acara ini dihadiri oleh mahasiswa, dosen, sivitas akademika, serta tamu undangan. Selain menjadi ajang diseminasi hasil penelitian, kegiatan ini juga menjadi bentuk syukur dan apresiasi atas capaian akademik para dosen yang telah berhasil meraih gelar doktor.

Ketua Program Studi Akuntansi UAD, Sartini Wardiwiyono, S.E., M.S.Acc., Ph.D., Ak., CA., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tradisi mangayubagyo untuk menyambut capaian akademik sivitas akademika sekaligus memperkuat budaya keilmuan di lingkungan Program Studi Akuntansi.

“Semoga ilmu yang telah diperoleh menjadi cahaya yang menerangi kehidupan dunia dan akhirat, serta menjadi cahaya bagi agama, peserta didik, kolega, masyarakat, dan bangsa,” tuturnya.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UAD, Dr. Dini Yuniarti, S.E., M.Si., CIQnR., turut memberikan apresiasi kepada para doktor baru. Ia menegaskan bahwa keberhasilan menyelesaikan studi doktoral merupakan hasil dari proses panjang yang tidak lepas dari dukungan keluarga, sahabat, kolega, dan lingkungan akademik yang membersamai perjalanan studi.

Empat dosen yang berbagi hasil penelitian dalam kegiatan tersebut adalah Dr. Andreas Vernando, S.E., M.Sc., Annisa Fithria, S.E., M.Sc., Ph.D., Dr. Lu’lu’ Nafiati, S.E., M.Sc., dan Dr. Sumaryanto, S.E., M.Si., Ak., CA. Masing-masing mempresentasikan riset yang mengangkat isu-isu strategis dan relevan dengan perkembangan dunia bisnis dan akuntansi saat ini, mulai dari koneksi politik dan nilai perusahaan, ESG dan perilaku risiko perbankan, kontrak insentif dan pelaporan kinerja, hingga kewirausahaan hijau dan keberlanjutan bisnis.

Beragam topik yang dipresentasikan menunjukkan luasnya kontribusi keilmuan dosen Akuntansi UAD terhadap perkembangan ilmu akuntansi, keuangan, tata kelola organisasi, dan keberlanjutan. Forum ini sekaligus menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat proses penelitian doktoral dan peluang pengembangan riset di masa depan.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Akuntansi UAD kembali menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem akademik yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (AF)

Prodi Akuntansi UAD Gelar “Research Method Fair”, Fasilitasi Mahasiswa dan Publik Konsultasi Riset

Program Studi Akuntansi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar kegiatan “Research Method Fair” yang berlangsung selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis, 26–29 Januari 2026, bertempat di Jembatan Ruang Kaca Lantai 3 Gedung Prof. Noeng Muhadjir, Kampus 1B UAD. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wadah penguatan kompetensi metodologi penelitian bagi mahasiswa sekaligus membuka akses konsultasi riset bagi masyarakat umum. Research Method Fair menjadi bagian dari penutup pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) pada mata kuliah Metodologi Penelitian di Program Studi Akuntansi UAD.

Dalam kegiatan ini, terdapat dua agenda utama, yaitu Poster Competition yang menampilkan hasil karya penelitian mahasiswa, serta Research Consultation yang terbuka bagi mahasiswa lintas program studi maupun masyarakat umum yang membutuhkan pendampingan riset. Research Method Fair menghadirkan empat akademisi sebagai konsultan riset dengan keahlian yang beragam. Mereka adalah Dr. Alia Ariesanti, S.E., M.Si., Ak., C.A., yang fokus pada isu keberlanjutan dan metode penelitian kualitatif; Dr. Andreas Vernando, S.E., M.Sc., yang mendalami akuntansi keuangan, auditing, serta metode penelitian berbasis data arsip dan sekunder; Dr. Kurniawan Ali F, S.E., M.Si., Ak., C.A., dengan kepakaran akuntansi manajemen serta metode eksperimen dan survei; serta Sartini, S.E., M.Sc.Acc., Pg.Cert., Ph.D., Ak., C.A., yang berfokus pada CSR, akuntansi dan keuangan Islam, serta metode campuran dan content analysis.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh berbagai manfaat, di antaranya konsultasi gratis terkait skripsi atau tugas riset, kesempatan memberikan vote terhadap poster terbaik, serta peluang mendapatkan doorprize bagi peserta yang beruntung. Penyelenggaraan Research Method Fair diharapkan dapat mendorong budaya riset yang lebih kuat, kritis, dan aplikatif, sekaligus memperkuat peran Program Studi Akuntansi UAD dalam mendukung pengembangan keilmuan dan literasi penelitian di kalangan mahasiswa dan masyarakat luas.

Asesmen Lapangan Prodi Akuntansi UAD: Memperkuat Komitmen Menuju Akreditasi Unggul

Yogyakarta, 24 Juli 2025 — Program Studi Akuntansi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) telah melaksanakan asesmen lapangan sebagai bagian dari proses akreditasi Program Studi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA) pada tanggal 20 hingga 23 Juli 2025. Kegiatan ini berlangsung secara luring di Kampus 4 (Utama) dan Kampus 1B UAD.

Tim asesor LAMEMBA yang hadir dalam asesmen lapangan ini adalah Prof. Dr. Wirawan Endro Dwi Radianto, M.ScA., Ak., CA. dan Dr. Sriwidharmanely, S.E., MBM., Ak., CA., yang memiliki kompetensi dan pengalaman luas dalam bidang akuntansi dan penjaminan mutu pendidikan tinggi. Selama empat hari pelaksanaan, tim asesor melakukan verifikasi dokumen, observasi sarana dan prasarana, serta wawancara dengan pimpinan universitas, pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta mitra pengguna lulusan.

Kegiatan asesmen diawali dengan pembukaan resmi yang dihadiri oleh Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., beserta jajaran pimpinan universitas dan fakultas. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan dukungan penuh terhadap Program Studi Akuntansi untuk meraih akreditasi unggul sebagai bentuk komitmen UAD dalam menjaga mutu dan relevansi pendidikan tinggi di bidang akuntansi.

Ketua Program Studi Akuntansi, Sartini Wardiwiyono, S.E., M.S.Acc., Ph.D., Ak., CA., menyatakan bahwa asesmen lapangan ini merupakan momentum penting untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas tata kelola, proses pembelajaran, serta luaran tridharma perguruan tinggi. “Kami telah berupaya menyusun DKPS dan DED sebaik mungkin, dan asesmen ini menjadi sarana validasi atas capaian serta komitmen kami terhadap mutu,” ujarnya.

Selama asesmen berlangsung, para asesor memberikan sejumlah masukan konstruktif terkait penguatan integrasi kurikulum dengan kebutuhan industri, peningkatan rekognisi dosen dan mahasiswa di tingkat nasional maupun internasional, serta keberlanjutan kerja sama dengan mitra strategis.

Program Studi Akuntansi UAD saat ini dikenal sebagai salah satu prodi yang aktif dalam kegiatan akademik dan pengabdian masyarakat, serta memiliki rekam jejak kerja sama yang luas dengan instansi pemerintah, dunia usaha, dan lembaga keuangan syariah.

Dengan berakhirnya kegiatan asesmen lapangan ini, Program Studi Akuntansi UAD optimis dapat meraih akreditasi unggul sebagai bentuk pengakuan terhadap kualitas dan kinerja institusionalnya. Hasil resmi akreditasi akan diumumkan oleh LAMEMBA dalam waktu mendatang.

Kampus 1

Universitas Ahmad Dahlan
Jl. Kapas No.9, Semaki, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55166

Kampus 4

Universitas Ahmad Dahlan
Jl. Ahmad Yani (Ringroad Selatan) Tamanan Banguntapan Bantul Yogyakarta 55166

Telp: (0274) 563515, 511830, 379418, 371120
Fax: (0274) 564604
Email: info[at]act.uad.ac.id

Daftar di UAD dan kembangkan potensimu dengan banyak program yang bisa dipilih untuk calon mahasiswa

Informasi PMB
Universitas Ahmad Dahlan

Telp. (0274) 563515
Hotline PMB
S1 – 0853-8500-1960
S2 – 0878-3827-1960

© 2022 Prodi Akuntansi | Universitas Ahmad Dahlan | Perguruan Tinggi Muhammadiyah